Tutorial Baru Menjadi Dropshipper

Bagaimana menjadi dropshipper?
Mungkin pertanyaan tersebut akan muncul jika Anda memang serius ingin mendapatkan penghasilan melalui media online, terlebih di media sosial. Untuk Tutorial Jualan di Media Sosial Silahkan kunjungi Tutorial Baru Berjualan di Facebook.
Sebelum panjang lebar perlu Admin sampaikan terlebih dahulu pengertian dropship.
Dropship adalah salah satu model atau metode jual beli online, dimana penjual melakukan promosi atau menawarkan produk atau barang dagangan supplier tanpa melakukan stok barang dan proses shipping/pengiriman.
Untuk lebih jelas silahkan lihat skema model dropship di bawah ini;

Tutorial Baru - Skema Dropship
Tutorial Baru - Skema Dropship
Dari skema diatas sudah dapat Anda simpulkan bahwa Anda disini tidak dituntut untuk menyediakan tempat/lahan untuk stok barang, namun diperlukan keuletan dalam kegiatan promosi dan promosi. Sedangkan yang melayani secara lebih lanjut adalah supplier/pemasok baik itu PT. atau individual yang nantinya barang akan dikirimkan oleh supplier kepada custommer/pelanggan.

Saya gaptek om, Apakah Bisa..?
Komputer / laptop saya cuma saya pakai ngetik makalah, ngitung rumus di excel, paling juga lihat-lihat youtube, kadang saya pakai facebook-an, apakah saya bisa om..?

Pertanyaan seperti itu terkadang dan sering muncul dan banyak menghantui para pemula di bisnis online. Padahal segala sesuatu pasti ada awal, perjalananan ribuan kilometer selalu ada start/langkah pertama.
Admin sangat memahami apa yang Anda rasakan dan pikirkan. Dan dulu juga Admin pernah merasakan hal yang sama. Perlu Anda cermati dan perhatikan bahwa memulai sesuatu yang benar-benar baru sangat tidak nyaman. Anda pasti merasa belum punya skill dan teknik yang cukup untuk terlebih jika dibandingkan dengan para master yang menghasilkan milyaran dari bisnis online.
Dan setelah Anda membaca Tutorial Baru ini Anda harus mulai memberanikan diri untuk mencoba dan belajar untuk bisa, setahap demi setahap, sedikit demi sedikit, yang pasti mulailah dari hal yang paling sederhana.
Secara garis besar disini Anda ingin berbisnis, dan Anda ingin mendapatkan penghasilan yang lebih. Dan secara bahasa bisnis yang relevan dan nyata adalah BERJUALAN, dan bukan yang lain.
Prinsip utama sukses BERJUALAN adalah “Beli murah kemudian jual dengan harga lebih tinggi” itu saja yang Anda perlu pegang mulai sekarang ini.

Sesuai dengan judul diatas, di dalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana menjadi pelaku dropship atau disebut dropshipper.

Mengapa harus dropship..?
Perlu Anda pertimbangkan mengapa Anda lebih efisien jika menggunakan metode/model dropship / dropshipping, karena terdapat beberapa keuntungan bagi Anda.

Keuntungan dropshipping diantaranya:
1. Praktis dan sederhana
Menjadi pelaku dropship / dropshipper sangat praktis, sederhana dan sangat mudah untuk dilakukan.
Pengusaha online pemula sangat dianjurkan untuk memilih cara ini. Karena Anda hanya promosi menggunakan foto suatu produk di website Anda atau media sosial (baik itu Facebook, Instagram, dll). Pilih produk yang ingin Anda jual, buat margin harga sesuai keinginan Anda dari harga semula dari supplier/pemasok, setelah itu Anda jual kepada para calon pelanggan.
Ketika terjadi transaksi dari pelanggan, mereka akan membayar sejumlah uang kepada Anda, dan dengan uang tersebut Anda dapat membeli barang tersebut dari toko supplier.
Minta kepada supplier Anda untuk mengirimkan ke pelanggan Anda dengan atas nama toko Anda.

2. Tidak memerlukan modal besar
Alasan lain mengapa model bisnis seperti ini cocok untuk pemula, karena modalnya yang relatif kecil dengan begitu resiko kegagalan sangat kecil. Dan kegagalan pelaku dropshipper hanya bersumber dari sifat MALAS.

Modal yang dibutuhkan oleh dropshipper antara lain;


a. Internet
Internet adalah sebagai penunjang Anda untuk membuka market place/toko online, atau dapat juga melalui media sosial. Dari Facebook pun dapat Anda manfaatkan untuk bisnis dropship.
Baca Juga :

b. Waktu
Anda harus disiplin untuk mengalokasikan sebagian waktu Anda untuk berbisnis.
Buatlah jadwal yang pasti, dan susun secara teratur jadwal Anda. Program waktu Anda untuk; mencari produk yang sedang trend, cari supplier yang baik, kemudian Anda copy gambar produk beserta deskripsinya, fahami produk (antisipasi jika pelanggan menanyakan hal yang lebih rinci), buat margin harga, promosikan secara online juga.

c. Usaha / tenaga
Anda harus serius, ulet, dan berusaha semaksimal mungkin. Anda memilih untuk mengeluarkan bisnis seminim mungkin, sekarang tantangan Anda adalah malas dan kebiasaan menunda-nunda.
Kalau memang Anda memiliki modal yang besar, tidak perlu repot-repot menggunakan tenaga dan waktu, akselerasi bisnis Anda juga bisa lebih cepat.
Dengan modal yang besar, Anda dapat mencari tenaga kerja terbaik, mengupah / membayar jasa para ahli untuk mempercepat akselerasi perkembangan bisnis Anda.
Dengan modal besar, Anda dapat beriklan di google maupun di berbagai media baik media sosial, majalah, koran, atau media televisi.
Dengan modal besar, Anda dapat menggaji karyawan untuk mengerjakan yang telah Admin uraikan diatas, baik itu mencari produk sampai ke tahap pemasaran/promosi.
Namun, pada saat Anda masih pemula, dan menginginkan efisiensi Anggaran dan modal, banyak fungsi dan pekerjaan yang harus Anda kerjakan sendiri. Selain itu memang penting sekali Anda mengalami sendiri semua lini di bisnis dropshipping ini. Sehingga ketika Anda nantinya sudah mempunyai karyawan, Anda bisa mengarahkan mereka.
Dan dari pengalan Anda saat merintis usaha akan menjadi suatu hal yang sangat berharga untuk meningkatkan kualitas bisnis Anda dan tentunya akan membuat bisnis Anda tidak mudah goyah ketika terdapat berbagai permasalahan, karena secara pengalaman Anda sudah mengalaminya saat Anda merintis dari awal.

3. Tidak perlu stok barang
Stok itu sama artinya uang yang diam dan tidak berputar. Semakin lama stok tidak terjual, semakin lama juga uang Anda yang terdiam. Uang yang diam adalah hal buruk bagi pebisnis. Terlebih jika nantinya stok tersebut memasuki masa expired date, uang Anda akan hangus tanpa hasil.
stok barang - Tutorial Baru
Tutorial Baru - Stok Barang
Sebagai dropshipper memungkinkan Anda untuk berjualan produk sebanyak-banyaknya tanpa stok barang.
Hal ini sangat menguntungkan bagi pengusaha online pemula. Anda menghemat biaya dengan memangkas beban sewa lahan, karena Anda tidak membutuhkan tempat yang luas untuk penyimpanan stok barang/produk. Dan dengan keunggulan seperti ini Anda dapat melakukan promosi / menawarkan produk yang tidak terbatas untuk membuka peluang keberhasilan yang lebih besar. Semakin banyak barang dan item yang Anda tawarkan semakin besar pula peluang terjadinya konversi penjualan.
Dropshipper tidak perlu memikirkan manajemen stok yang mengatur dan memanage ketersediaan sampai expired date pada suatu produk/barang, karena pekerjaan tersebut sudah dilakukan oleh supplier Anda. Sebagai dropshipper kewajiban Anda hanya memastikan bahwa produk yang Anda jual ready atau tidak.

4. Dapat dilakukan sendiri
Dropshipper dapat melakukan pekerjaan secara personal / dikerjakan sendiri. Dengan adanya pekerjaan yang dapat Anda kerjakan sendiri Anda akan memangkas biaya dari segala lini dan aspek, setidaknya tidak ada biaya tambahan seperti gaji karyawan, dan lain sebagainya.

Personal Work - Tutorial Baru
Tutorial Baru - Dapat Dikerjakan Sendiri
Mengingat pada masa awal-awal merintis usaha biasanya order belum begitu banyak, sehingga memungkinkan keuntungan / laba belum dapat digunakan secara maksimal. Dengan begitu memungkinkan tingkat resiko kerugian sangat kecil, bahkan justru tingkat keberhasilan sangat besar.

5. Tidak mengurus packing dan pengiriman
Salah satu keunggulan lainnya adalah efisiensi, karena dropshipper tidak perlu mengerjakan Packing dan Shipping / pengiriman, karena kegiatan ini sudah dilakukan oleh pihak supplier.
Tugas Anda sebagai dropshipper hanya memastikan nama toko Anda yang akan dicantumkan pada saat packing dan Shipping dengan memberi informasi lengkap tentang Toko Anda kepada supplier Anda.

6. Bebas menentukan margin harga
Sebagai dropshipper, Anda mempunyai kewenangan yang penuh terhadap penentuan harga produk yang Anda pasarkan. Anda akan mendapatkan laba dari margin / selisih harga jual di toko online Anda dikurangi harga semula dari supplier (tentunya sudah temasuk Ongkos Kirim di dalamnya).
Semakin besar margin / selisihnya, semakin besar juga profit yang akan Anda dapatkan. Untuk harga yang sesuai dan tepat saat menjual Anda dapat membandingkan dengan harga jual di toko online / tempat yang lainnya. Namun perlu Anda ingat juga, tidak semua yang berharga murah / rendah selalu mudah terjual dan tidak semua semua barang yang mahal sulit untuk dijual.


7. Fleksibilitas
Sebagai dropshipper Anda bersifat membantu menjualkan barang-barang supplier. Namun disini Anda tidak terikat seperti layaknya karyawan yang dituntut target dan segala macam. Anda punya kebebasan penuh dalam memilih barang apapun yang akan Anda jual di toko online Anda tanpa batasan stok dan jenis. Dan disini Anda juga dapat menawarkan prosuk / barang dari berbagai supplier yang berbeda.
Selain itu Anda juga dapat berjualan / menawarkan ke mana pun dan kepada siapa pun yang terhubung dengan internet karena Anda disini menggunakan fasilitas internet.
Dengan fleksibilitas ini Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk berfikir kemajuan bisnis Anda. Terlebih jika omset Anda sudah besar dan mempunyai banyak karyawan, Anda akan terfokus pada inovasi dan kreatifitas dalam hal memajukan dan mengembangkan bisnis Anda.

Selain keunggulan Anda perlu juga memahami kekurangan sebagai dropshipper, karena dengan memahami kekurangannya dapat Anda jadikan sebagai sebuah wacana dan perhatian khusus agar Anda dapat menutupi kekurangan-kekurangan tersebut, dengan harapan kekurangan tidak menjadi suatu permaslahan yang berarti bagi Anda. Kekurangan sebagai dropshipper diantaranya;

1. Tidak punya kendali stok barang
Dropshipper tidak memiliki barang secara fisik, karena semua barang ada dan di bawah kendali supplier. Oleh sebab itu, saat barang di supplier habis atau stok sedang kosong, otomatis barang di dropshipper juga kosong. Solusinya adalah Anda sebagai dropshipper harus punya lebih dari satu supplier. Dengan memiliki banyak supplier Anda juga dapat mencari harga terendah dari masing-masing supplier untuk mendapatkan laba terbesar dari margin harga yang telah Anda buat.

2. Harus aktif cross check ketersediaan stok barang
Untuk menghindari kekecewaan dari pelanggan, Anda sebagai dropshipper juga harus selalu update informasi stok barang setiap hari dari supplier. Sebisa mungkin Anda menghindari promosi barang yang stoknya sedang kosong. Pastikan barang ready stock di supplier. Anda dapat menanyakan atau buat kesepakatan secara khusus dengan supplier Anda untuk menginformasikan jika stok sedang kosong.

Dari kelemahan tersebut Anda diharuskan untuk sebisa mungkin menjadi dropshipper yang lihai dan cerdas agar sukses dalam berbisnis utamanya dalam hal menjadi dropshipper.

Jika ingin menambahkan silahkan tulis di kolom komentar ya...

0 Response to "Tutorial Baru Menjadi Dropshipper"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel