Tutorial Baru After Sales Support Yang Efektif

Tutorial Baru After Sales Support Yang Efektif

After Sales Support yang Efektif bukan hanya sebuah slogan. Hal ini sangat penting dan erat kaitannya terhadap keberlangsungan bisnis utamanya yang dijalankan oleh pelaku usaha senior. Tak terkecuali juga untuk para marketer pemula atau sales marketing yang menjadi ujung tombak berjalannya suatu perusahaan, ataupun para pebisnis online baik skala kecil menengah atau yang sudah berkelas. After Sales Support ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan dan retensi pelanggan.

Tindakan lanjut seperti After Sales Support yang efektif dapat berupa panggilan telepon, faks, e-mail, surat, catatan tulisan tangan, kunjungan pribadi atau kombinasi semua hal tersebut. After Sales Support yang efektif membutuhkan kewaspadaan dan dedikasi yang konstan.

Berikut saya sampaikan Tutorial baru untuk After Sales Support yang Efektif untuk menambah wawasan dan meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan Anda. Silahkan Anda simak Tutorial Baru berikut;

1. Pelanggan tidak selalu benar
Dalam hal ini posisi Anda sebagai penjual/marketer harus dapat menempatkan diri, dan menjaga reputasi pelanggan. Hal ini untuk mendukung tingkat loyalitas pelanggan, karena nantinya secara bertahap dan lambat laun pelanggan akan merasa dihormati. Jangan pernah mendiskreditkan, mempermalukan, meremehkan atau bahkan menantang mereka dengan cara yang brutal. Jika memang pelanggan berbuat kesalahan baik itu dalam penilaian produk Anda ataupun dalam memahami fasilitas yang Anda berikan, jelaskan secara sabar dan tenang bahwa pemahaman pelanggan tersebut salah, dan pada dasarnya memang pelanggan tidak mau tau akan upaya Anda dalam memberikan pelayanan untuk mereka. Maka diperlukan kesabaran yang ekstra untuk memahamkan pelanggan Anda.

2. Pelanggan tidak sepenuhnya salah
Biasanya ada beberapa elemen persepsi mereka yang merupakan cerminan nyata dari kejadian yang pada umumnya terjadi di lapangan yang dilihat secara nyata oleh pelanggan. Dan disini justru pelanggan dapat menjadi informan yang valid bagi Anda. Dengan keadaan yang sepeti ini maka Anda harus tetap berpikiran terbuka dan menerima apa yang dikatakan oleh mereka. Mereka bisa memberikan masukan, saran dan kritik untuk pelayanan Anda. Karena sebagian besar pelanggan juga bertransaksi juga dengan yang lain, dan perlu Anda fahami juga bahwa setiap daerah dan tempat memiliki perbedaan baik itu jangkauan pengiriman, pelayanan kurir, dan lain sebagainya. Sebagai contoh; Pelanggan dapat membantu Anda untuk menentukan metode distribusi atau penjualan yang perlu ditingkatkan, salah satunya shipping atau pengiriman yang tepat di daerah pelanggan tertentu.

3. Pelanggan berhak mendapatkan yang terbaik
Terlepas dari waktu, baik itu hari dalam seminggu, atau bulan dalam setahun. Pada kenyataan terkadang Anda harus rela bekerja sampai larut malam dalam membuat pengiriman barang secara darurat, dan pelayanan yang seperti ini jika pelanggan mengetahuinya akan berdampak positif, karena pelanggan merasa diutamakan dan menjadi prioritas bagi kita, sehingga pelanggan mendapatkan yang terbaik dari Anda. Maka dari itu tidak perlu anda mempermasalahkan hal ini. Karena pada dasarnya memang pelanggan ingin menjadi prioritas dan utama.

4. Jangan berikan uang
Siapa pun pasti pernah mendengar istilah tentang masalah yang memiliki masalah. Sebagai gambarannya adalah jika Anda mendapat keluhan dari pelanggan anda. Cobalah untuk tidak bersikap yang terlalu defensif atau kecewa ketika pelanggan menyampaikan kekhawatiran atau keluhan kepada Anda. Terima kenyataan bahwa memang terdapat masalah dan sekarang tugas Anda adalah membantu mereka dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Dan Anda tidak perlu mengembalikan sejumlah rupiah sebagai ganti rugi, disini juga menunjukkan bahwa permasalahan yang dialami oleh pelanggan tidak perlu pengembalian uang. Buatlah pelanggan sadar bahwa solusi dari permasalahannya terhadap sebuah produk dapat didapatkan olehnya setelah membeli produk dan mendapat pelayanan Anda. Berilah penjelasan secara sopan dan sedeteil mungkin. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa Anda harus memehami pengetahuan lebih terhadap produk Anda, atau sering disebut Product Knowledge.


5. Profesioal terhadap janji
Katakan apa yang akan Anda lakukan dan lakukan apa yang telah Anda katakan. Hal Tersebut perlu Anda ingat dalam segala hal, karena ini dapat menjadi pedoman bahkan dapat menjadikan kita disiplin terhadap segala hal, utamanya jika sudah berkomitmen dengan pelanggan. Jagalah janji-janji Anda, hargai komitmen Anda, dan informasikan kepada pelanggan Anda tentang kemajuan Anda. Baik dari hal kecil, kembali menawarkan produk yang menjadi lanjutan dari produk yang telah dipesan atau diterima oleh pelanggan tersebut. Sampaikanlah jika memang terdapat inovasi-inovasi baru yang terdapat pada produk Anda. Atau mungkin akan ada program-program mendatang terkait produk yang dipesan/diterima jika memang Anda sudah memahaminya terlebih dahulu. Selain itu pelanggan cenderung lebih memahami, sabar dan toleran jika Anda berkomunikasi dengan mereka dengan integritas dan ketepatan waktu Anda. Ini juga bertujuan untuk membuktikan profesionalitas kinerja dan pelayanan Anda.

6. Jaga hubungan dan komunikasi
Tujukkan sikap Anda yang telah peduli, tertarik, dan sampaikan bahwa Anda senang pelanggan telah berbisnis dengan Anda. Secara umum orang suka berbisnis dengan orang-orang yang menghargai bisnis mereka. Mereka biasanya bersedia memberikan lebih banyak dari bisnis mereka kepada tenaga penjual yang akomodatif. Hal ini sangat menentukan jika memang pelanggan Anda juga menjalankan bisnis yang lain, atau semacam relasi antar bisnis. Dengan adanya Anda menunjukkan kepedulian Anda terhadap mereka, akan menimbulkan rasa segan dan hormat juga terhadap pelayanan dan kinerja Anda. Dan jika memang ini terjadi relasi antar bisnis menjadi penunjang bagi Anda untuk selalu mendapatkan proyek/penjualan yang pasti yaitu melalui bisnis mereka. Dan jaringan bisnis semacam ini memang sudah banyak terjadi di dunia bisnis utamanya dalam hal pemasaran suatu produk. Sesekali berikan perhatian khusus terhadap produk yang telah dipesan/diterima, sesekali tanyakan keluhan dan berikan solusi, serta jalin komunikasi yang baik  untuk mengikat pelanggan Anda secara moral.


7. Menjadi konsultan permaslahan pelanggan terkait produk
Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa Product knoledge sangat penting bagi Anda. PErsiapkan diri Anda menjadi seorang konsultan terkait produk Anda. Cari keunggulan produk Anda, tonjolkan produk Anda, dan jangan lupa fahami juga kelemahan produk Anda. Bukan berarti kelemahan produk menjadi penghalang atau melemahkan semangat bagi Anda dalam memasarkan produk Anda, namun disini Anda diharuskan untuk mencari solusi dari kelemahan Anda, memang tidak ada produk yang sempurna di dunia ini, namun kelemahan sebuah produk biasa terkait dengan produk yang lain, hal ini juga sebenarnya menjadi salah satu trik khusus bagi produsen/pembuat produk yang dimaksudkan agar akan mencari produk pelengkap. Hal ini Anda dapat anda terapkan dalam Tutorial Baru After Sales Support. Kesimpulannya Anda harus siap segala jawaban atas pertanyaan yang mungkin muncul dari pelanggan yang biasanya bersumber dari kelemahan dari produk yang Anda pasarkan.

Secara kompleks, untuk mencapai kesejahteraan dan membangun bisnis yang terus-menerus, tenaga penjual harus mencoba mengantisipasi kebutuhan dan masalah pelanggan.

Untuk meningkatkan penjualan Anda silahkan baca Tutorial Baru Tingkatkan Penjualan Meski Harga Produk Mahal

Tetap semangat dan menjadi pelaku bisnis yang siap untuk bersaing yang sehat...

Post a Comment